Pages - Menu

Tuesday, October 23, 2012

Kebahagiaan Sejenak

Mungkin aku beruntung atau mungkin juga aku kurang beruntung,Yah aku adalah salah satu anak angkat di keluarga terpandang meskipun keluarga terpandang tapi aku hanyalah anak angkat yang haruys membalas budi kepada orang tua angkat ku.Nama ku adalah WATI umur ku baru beranjak 19 tahun,aku baru lulus sekolah.Semasa kecil aku adalah anak yang bandel tapi sekarang tetap bandel,heheheh.kadang kala aku merasa di siksa di rumah orang tua angkat ku karena aku harus menuruti apa mau mereka.Tapi di masa sekolah itulah di tempat sekolah lah aku mengeluarkan semua kreasi dan keceriaan ku.Kadang kala juga aku rindu dengan Orang tua kandung ku,tiap malam aku pandangi bintang dan bulan hanya mereka yang menemani tangisan ku.
***
Entah apa yang terjadi,terkadang aku menghibur diri dengan keceriaan ku.Aku pernah memiliki pacar yang begitu aku saying,namanya itu Evan.Evan adalah cowok yang ku saying,aku mulai pacaran dengan dia sewaktu masih sekolah dan duduk di kelas 2 SMA.Aku begitu menyayanginya aku pun selalu nyaman dekatnya meskipun aku pacaran harus sembunyi dari orang tua angkat ku.Hubungan kami berjalan dengan lancer hingga akhirnya waktu ujian UAN aku kehilangan Kontak dengannya aku gak tau apa yang terjadi tapi pikiran positif ku kalau mungkin dia gak mau ganggu aku waktu UAN.Setelah UAN dan kelulusan aku menerima sms darinya dan mengucapkan selata pada ku,Tapi entah kenapa di balik kata selamat ternyata dia ingin putuskan aku dengan alas an tak di restui orang tua nya.Aku pun hanya diam dan bertanya-tanya dengan seribu bahasa,tapi gak ada jawaban yang pasti darinya.Aku pun mengalami sakit yang begitu hebat.

Setelah itu aku bertemu dengan seorang cowok yang bernama Jims dia orang nya lebih tua dariku,tapi aku merasa berbeda waktu bersama dia,dan aku mencoba bersamanya ,tapi entah kenapa hubungan ku pun terkkandas dengan dia.Saat itu aku hanya diam dan membalutnya dengan keceriaan ku serta sambil menyanyikan lagu.Meskipun hanya bintang dan bulan yag memahami ku,tapi aku begitu mencoba merubah itu semua.Dan perasaan ku sangat kacau dan tak tau harus berbuat apa.Tapi 2 bulan kemudian aku kembali dekat dengan Jims,tapi aku tak mau pacaran lagi dan menunggu saatnya.Hingga waktu itu Aku kerja di sebuah perusahaan kursus aku bertemu dengan seorang cowok yang sangat jutek,cuek yang membuat aku kesal dengan dia.Dia adalah karyawan yang paling lama kerja disana.

Hari demi hari aku kerja di sana aku semakin jengkel lihat wajahnya yang begitu jutek,tapi setelah seminggu sifatnya berubah,sekarang aku tau bagaimana orangnya sebenarnya,dia bernama Dimas oragng yang bukan dari keluarga yang berkemampuan.uda 2 Bulan aku kerja disana sifatnya mulai berubah kepada ku,entah apa yang terjadi senyumannya begitu indah bagiku,aku ingin dia lihat tersenyum lagi.Entah kenapa aku semakin akrab dengannya,kadang aku bernyanyi bareng dengannya padahal aku selalu bernyayi sendirian dan di temanin bintang , Bulan.Tapi kali ini aku bernyanyi bareng dengan penuh kesenangan.Mungkin aku saying sama dia entah kenapa tapi di lain sisi aku masih saying sama Jims.Dimas juga menyukai warna yang ku sukai,banyak persamaan ku dia juga mengerti aku,tapi dia orangnya jutek dan temperamen tinggi.aku ingin menghilangkan semua itu darinya.Ternyata dia juga saying ma aku,tapi aku tak bisa menerimanya.mungkin aku masih takut terkhianati,tapi dia selalu berusaha menjaga ku meskipun dia sakit hati kepadaku.

Kami pun sangking dekatnya sering manggil seperti pacaran dengan memanggil ayah dan bunda,kami selalu bercanda terkadang aku jengkel dia saat marah-marah .Aku ingin mengubah itu barangkali dengan itu dia bisa mendapatkan cewek yang lebih baik dari aku.Tapi dia tetap tak bisa melupakan ku entah apa yang ku berikan sehingga dia begitu mencintaiku.Dia selalu berusaha membahagiakan aku.Meskipun terkadang dia juga minder akan harta keluarga angkatku serta kemampuan mantan-mantan ku.Tapi enah kenapa dia tetap saja mengejar ku dan meyakinkan ku bahwa aku adalah pelabuhan terakhirnya.

Aku bingung dan aku bimbang,tapi aku malah ditugaskan untuk kerja di kantor cabang bersama dia,dan saat itu keceriaannya keluar kebahagiannya yang belum pernah ku lihat akhirnya ku lihat.Seminggu setelah aku di tepatkan di cabang aku menerima undangan dari Evan karena dia nikah aku pun langsung tersentak kaget,tak ada kata satupun hanya keluar air mata aja yang ku alami.Dimjutek as menegurku dan menanyakan kenapa aku,aku pun menceritakan semua apa yang terjadi kepadanya tapi dengan nada cemburu nya dia mencoba menyemangati akuoh yah dia juga pencemburu loh kadang dia cemburu ma Jims yang sering nelpon aku,tapi aku dan dia hanya bertengkar sebentar aja.kembali ke cerita pada waktu itu dia Cuma ngmng “ Bunda jangan nagis lagi ,relakan aja mungkin bukan jodohnya Bunda”,dan aku hanya menjawab “Iya Ayahku yang jutek” kami pun kemvali tertawa.

Keesokan harinya entah kenapa aku marah dengan dia,iya aku ingat aku marah sama dia karena dia marah-marah dan juteknya keluar lagi,meskipun dia minta maaf tapi aku tak mengubrisnya,Hingga akhirnya dia berjanji akan tersenyum selalu dan mengubah sikapnya.Tapi aku hanya menjawab untuk membuktikan lebh dahulu.Dia pun menyetujiuinya,keesokan harinya benar dia berubah bangat gak ada lagi Dimas yang jutek dan pemarah,sampai seminggu dia pun begitu terus,aku pun semakin saying sama dia,dia selalu menjagaku karena waktu itu dia pernah cerita kalau dia pernah di datangin orangtua kandungku dalam mimpi kalau dia harus menjagaku sampai dia mati,aku pun menjawab dengan senyum kepadanya.Dimas begitu senang akan semua itu akan kedekatan kami.

Seiminggu kemudian Dimas tiba-tiba tak mempunyai kabar lagi,aku berusaha menghubunginya denga telpon dan sms tapi hapenya gak aktif lagi.Bos kerjaku pun gak tau kemana perginya dia apalagi kita tak tahu alamatnya.Dan aku bertanya pada Bulan dan Bintang tapi tak ada jawaban akan kehadirannya.Hingga sebulan kemudian tanpa sengaja ada seseorang mengirim pesan kepadaku yang berisi alamat nya Dimas.Aku dan semua anggota kantorku semua ikut datang ke rumahnya.Rumah dimas yang begitu kecil dan sederhana tiba-tiba ada sosok seorang ibu dan bapak menyambut kami,sepasang orang tua yang pernah ku lihat di hape nya Dimas,dan menyuruh kami masuk.aku pun membuka pembicaraan “Bu kemana Dimas”,mereka pun hanya terdiam dan menitih kan air mata.Aku pun bertanya lagi “bu dia kemana kok gak kelihatan”,Ibunya pun menjawab “uda meninggal Nak,maafkan dia yah nak kalo ada salah kepada kalian”.Aku pun tak percaya mendengar jawabannya,sambil mengeluarkan air mata aku pun bertaya lagi “Ibu,apa benar yang ibu katakana”.Tiba-tiba ada seorang anak yakni adiknya dimas menjawab “iya Kak,Kak Dimas uda pergi ini ada pesan dari kak Dimas”(meyodorkan surat kepadaku).
Aku pun pulang sendirian ke rumah tanpa memperdulikan siapa-siapa lagi,dan aku langsung ke kamar membaca surat itu.

To : Bunda
From: Ayah
Bunda Maafkan Ayah yang suka jutek dan marah-marah,Ayah juga minta maaf karena gak bisa lagi jaga bunda dan meluk bunda dalam tangisan bunda dan tak bisa lagi menghapus airmata dari pipinya bunda.Maafkan ayah juga Cuma bisa menuliskan lewat surat tak bisa mengatakan langsung,ayah harus pergi duluan,jaga diri yah bunda.Mudahan dapat jodoh yang terbaik buat bunda.Ayah akan selalu sayang bunda selamnaya ayah sayang bunda cinta bunda,jangan nakal yah bunda salam sama mama yah bunda mintakan maaf karena ga bisa jagain bunda lagi.Ayah uda senang karena bunda dapat merubah ayah.Love you Bunda ku yang manja.Tersenyum donk jangan nangis masa nangis,hehehehe ,,muah,,,Ingat ayah selalu yah bunda.Salam sayang dari ayah, Bye..
Dimas

Di dalam surat itu dia memberikan foto nya padaku foto yang penuh kebahagian dan keceriaan serta foto ku berdua dengannya serta dibelakang foto itu ada lagu yang sering kita nyanyikan.Tiba-tiba aku mendengar suara hape ku berbunyi kukira dari Dimas ternyata Jims,Aku biarkan saja sampai aku tertidur memeluk surat terakhir Dimas.
Keesokannya aku ke makamnya Dimas aku menangis di sana sambil menaruh bunga dan sebuah lambing kebersamaan kita.Aku bertanya apa aku beruntung atau tidak,sambil meninggalkan makamnya aku mengucapkan selamta tinggal kepada Dimas.Makasih Dimas uda jagain aku,Love you Dimas.


PROFIL PENULIS

Nama : Deny Eko Pratomo Tempat Tangal Lahir : Balikpapan,13 desember 1991 Alamat : Jl.Letjend Suprapto RT 18 No 77 ,Kota Balikpapan Kecamata Balikpapan Barat NIK : 647102.131291.0003 No Telpon : 085752170xxx Alamat Facebook : denial_death@yahoo.com

No comments:

Post a Comment